Redelong, NANGGROE.MEDIA | Setiap prajurit diwajibkan lihai dan tangkas dalam penguasaan ilmu beladiri guna menjaga diri, orang lain dan paling utama dalam menjaga suatu pertahanan negara.
Prajurit TNI-AD dari Kodim 0119 Bener Meriah melaksanakan latihan beladiri taktis yang merupakan sebagai program kerja khusus di bidang latihan jasmani militer.
Prajurit TNI dari Kodim Bener Meriah yang sedang latihan beladiri itu digelar di lapangan Makodim jalan jalur Dua, Wonosobo, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Selasa, (07/05/2024).
Komandan Kodim Letkol Kav Dwi Setyo Darmawan SE.M.Han, melalui Pasi Ops Lettu Inf Vebri Makaminang selaku penyelenggara saat dikonfirmasi mengatakan kegiatan bela diri taktis merupakan latihan bela diri dasar militer perorangan tangan kosong (tanpa senjata) dengan metode mempertahankan diri.
Ia menyebutkan bela diri ini, diperkuat dengan gerakan reflek yang sangat cepat dengan tujuan menghindari serangan musuh dan menyerang balik musuh dengan cepat dan handal.
Lettu Inf Vebri menegaskan, setiap prajurit TNI khusunya anggota Kodim 0119/BM harus mampu menguasai gerakan beladiri taktis dengan materi perkelahian tangan kosong guna antisipasi senjata tajam (Tactical Vest), Senjata Improvisasi (sarung, jaket, kaos dan sabuk), perkelahian pisau serta merebut dan mempertahankan pistol.
“Kita melaksanakan latihan ini diawali dengan semangat dan disiplin yang tinggi sehingga setiap gerakan yang diajarkan cepat dikuasai dimana seluruh gerakan taktis dan teknik dalam membela diri serta menyerang lawan atau musuh dapat dilumpuhkan menggunakan tangan kosong,” ujarnya
Bela diri ini, adalah beladiri tangan kosong yang tidak mengunakan senjata, dalam pelaksanaanya rutin dilaksanakan setiap minggunya dan latihan ini sangat bermanfaat untuk seluruh prajurit terlebih pada saat melaksanakan penugasan ditempat yang rawan.
Kegiatan Latihan tersebut diikuti oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim), Danramil Jajaran, Perwira Staf, serta Bintara dan Tamtama.
Komentar